Tuesday, August 15, 2017

Diselamatkan Oleh Iman VS Karena Perbuatan

Yesus adalah Juruselamat manusia. Kalau kita percaya pada Yesus, dan menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi, kita akan diselamatkan oleh-Nya. Inti ajaran Kristen adalah bahwa kita diselamatkan oleh Yesus karena Iman, bukan oleh karena perbuatan baik kita :

8  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9  itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Efesus 2 : 8)

Pertanyaannya, dapatkah manusia diselamatkan oleh perbuatan baik? Mungkin saja, kalau kita bisa berkenan pada Allah. Tapi adakah orang yang berkenan pada Allah karena perbuatannya? Hampir tidak ada. Itu sebabnya kita harus menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita.

Seberapa sedikitkah orang yang bisa berkenan pada Allah karena perbuatan baiknya? Baiklah kita lihat, paling tidak ada dua kisah di Alkitab yang menggambarkan betapa sedikitnya orang yang berkenan pada Allah karena perbuatan baiknya :

  • Pada saat air bah, hanya Nuh seorang saja yang berkenan pada Allah, diantara semua manusia di bumi
  • Pada saat eksodus Bangsa Israel dari Mesir yang dipimpin oleh Musa, hanya Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune yang berkenan pada Allah, dari antara semua Bangsa Israel yang dilahirkan di Mesir, yang ikut eksodus. Hanya Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefun dari antara mereka yang diijinkan Allah memasuki Tanah Perjanjian, sisanya mati di padang Gurun. 


KISAH NUH DAN AIR BAH

  • 5  Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
  • 6  maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
  • 7  Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
  • 8  Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.
  • 9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. (Kejadian 6 : 5-9)


  • 1 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. (Kejadian 7 : 1)

Pada zaman Nuh, Allah melihat bahwa bumi telah rusak dan penuh dengan kekerasan. Allah menyesal telah menciptakan manusia, dan berkeputusan untuk melenyapkan semua manusia di bumi. Namun Allah berkenan pada Nuh. Hanyalah Nuh yang berkenan pada Allah diantara manusia sezamannya. Maka Allah memusnahkan seluruh manusia yang hidup di bumi waktu itu dengan air bah. Hanya Nuh dan seisi rumahnya yang diselamatkan, dengan menaiki sebuah bahtera besar.

HANYA 2 ORANG ISRAEL YANG BERANGKAT DARI MESIR SAMPAI KE TANAH PERJANJIAN

Pada zaman Musa, Bangsa Israel di Mesir sangat banyak jumlahnya, sehingga memenuhi negri Mesir, bahkan jumlahnya mengalahkan jumlah orang Mesir di negri itu :
  • 7 Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.
  • 8  Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.
  • 9  Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita. (Keluaran 1 : 7-9)
Karena itu Bangsa Mesir menindas Bangsa Israel dengan kerja rodi yang sangat berat, dan membunuh bayi-bayi mereka. Lalu berserulah seluruh Bangsa Israel pada Tuhan.

Tuhan mendengar seruan mereka, dan menyuruh Musa membawa seluruh bangsa itu keluar dari Mesir, menuju Tanah Perjanjian :
  • 16  Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, telah menampakkan diri kepadaku, serta berfirman: Aku sudah mengindahkan kamu, juga apa yang dilakukan kepadamu di Mesir.
  • 17  Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. (Keluaran 3 : 16 - 17)
Namun ternyata Allah tidak berkenan pada sebagian besar dari mereka,sehingga mereka semua dimatikan di padang gurun, dan tidak diijinkan masuk ke Tanah Perjanjian oleh Allah. Hanya Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune yang dibiarkan-Nya hidup, untuk membawa masuk anak-anak Bangsa Israel yang lahir di gurun, ke Tanah Perjanjian :
  • 27  "Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar.
  • 28  Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu.
  • 29  Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku.
  • 30  Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun!
  • 31  Tentang anak-anakmu yang telah kamu katakan: Mereka akan menjadi tawanan, merekalah yang akan Kubawa masuk, supaya mereka mengenal negeri yang telah kamu hinakan itu. (Bilangan 14 : 27 -31)
Dari kedua kisah di atas, terlihat bahwa hampir tidak ada orang yang bisa berkenan pada Allah karena perbuatan baiknya. Itulah sebabnya kita perlu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. Yesus akan menanggung semua hukuman atas dosa kita. Darah Yesus akan membasuh dan menyucikan kita seutuhnya dari dosa.

Apakah syaratnya? Kita hanya perlu menerima Yesus sebagai juruselamat pribadi kita. Itulah artinya diselamatkan karena Iman.

Kita yang tidak benar, akan dibenarkan oleh karena pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib. Maka, maukah Anda menerima anugerah keselamatan tersebut?


Latest
Next Post

About Author

0 comments: