Tuesday, April 4, 2017

Allah Tritunggal

Allah itu Esa. Dan kata Tritunggal memang merupakan istilah yang tidak ada dalam Alkitab. Tapi Alkitab memperlihatkan bahwa Allah yang Esa itu mengunjungi manusia sebagai 3 pribadi :

  1. Sebagai Yahweh atau Allah Bapa
  2. Sebagai Yesus Kristus atau Anak Allah
  3. Sebagai Roh Kudus atau Roh Allah
Apakah Allah itu 3? Atau Esa? Bagaimana kita menjelaskan bahwa Allah terdiri dari 3 pribadi, tapi tetap Esa?

Tidak ada manusia yang bisa sepenuhnya mengerti Allah, karena pikiran Allah tidak mungkin terselami oleh daya pikir manusia yang terbatas. Lalu dengan apa kita mengandaikan Allah? Tentu paling cocok dengan manusia, karena awalnya manusia diciptakan berdasarkan Gambar dan Rupa Allah : 
  • 26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 
  • 27. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.(Kejadian 1 : 26 - 27)
Manusia Diciptakan Serupa Gambar dan Rupa Allah

Manusia adalah pengandaian terbaik untuk menggambarkan Allah Tritunggal, karena manusia diciptakan menurut Gambar dan Rupa Allah, meski gambar itu telah kabur akibat kejatuhan manusia ke dalam dosa. Dan tentunya tak ada yang mutlak bisa disamakan dengan Allah.

Manusia Tritunggal

Seorang manusia adalah satu kesatuan utuh dari tubuh, roh dan jiwa seseorang. Tanpa ketiganya kita bukan lagi disebut manusia. Tubuh tanpa roh disebut mayat. Tubuh dan roh tanpa jiwa disebut mayat hidup atau zombie.

Yesus Kristus 10

Kita punya tubuh, roh, jiwa yang kadang punya keinginan berbeda. Kadang hati kita ingin berbuat baik, tapi daging kita malas untuk melakukannya. Saat lain tubuh kita berada di gereja, sedang kebaktian, tapi pikiran kita justru memikirkan persoalan di rumah. Atau Anda merasa bersemangat untuk kerja malam, tapi mata anda terasa berat, tubuh anda meronta karena kecapekan dan butuh istirahat. 

Tubuh, roh dan jiwa manusia jelas 3 hal yang berbeda, tapi secara kesatuan kita dikenal dengan satu nama, entah Budi, Joko, Erni, atau siapa pun.

Contohnya pada seorang bernama Budi. Tubuh Budi dikenali sebagai Budi. Mayat Budi dikenali sebagai Budi. Roh Budi akan dikenali sebagai Budi juga. Kehendak dan perkataan Budi pasti dikenali secara pribadi sebagai Budi juga. Secara terpisah atau pun kesatuan, maka tubuh, roh, dan jiwa Budi adalah Budi. Bukan orang lain.

Tubuh manusia bisa hidup, berpikir, berkehendak kalau rohnya masih tinggal di dalam tubuh. Bagaimana kalau roh kita meninggalkan tubuh? Tubuh kita jadi mayat. Kita tak lagi bisa berkata-kata, berfirman, berkehendak dan berkarya. Saat mayat dikubur, tubuh jasmani manusia hancur jadi debu tanah. Tapi karya dan firman kita mungkin masih bisa dinikmati orang lain. Surat Wasiat orang meninggal masih ditaati anak-anaknya.

Kita sering berkata tentang orang meninggal :"dia telah berpulang", "dia telah tiada",  Siapa yang berpulang? Siapa yang tiada? Toh tubuhnya jasmaninya masih ada bersama kita sebagai mayat? Rohnya yang hilang, rohnya sudah pergi meninggalkan kita, walau tubuhnya masih ada bersama kita.

Saat melayat, kita berharap agar arwah yang bersangkutan diterima di sisiNya, agar rohnya masuk sorga kelak. Bagaimana dengan tubuhnya? Tubuhnya akan hancur jadi debu tanah. Rohnya memang akan dibangkitkan kelak, tapi dengan tubuh baru tentunya. Itulah bukti bahwa roh dan tubuh manusia adalah satu kesatuan saat kita hidup, tapi terpisah saat kita mati. Dua tapi satu.

Lalu manusia juga punya jiwa. Kita bisa berfirman dan berkata-kata. Kata-kata kita bisa dikirimkan lewat surat, lewat email, lewat suara atau sms. Kalau Anda mendapat Surat Perintah dari Bos di kantor pusat untuk membayar sesuatu di Bank, meski Anda cuma menerima perintah lewat e-mail, apa artinya Bos Anda tidak memerintahkannya karena Anda tidak bertemu tubuhnya? Kata-kata Bos anda bisa dikirimkan lewat surat. Lalu siapa yang menyuruh Anda pergi ke Bank? Surat? Email? Bukan, tapi pastilah Bos Anda.

Contoh lain Martin Luther King Jr. sudah meninggal puluhan tahun lalu. Tubuhnya mungkin sudah hancur jadi debu. Tapi Anda masih bisa dengar kata-katanya sekarang, lewat TV, Majalah, Buku. Kalau anda mendengar kalimat : "I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: 'We hold these truths to be self-evident: that all men are created equal.', Anda pasti tahu itu kata-kata dari Martin Luther King Jr. Walau dibacakan oleh orang lain, itu tetap pesan dari Martin Luther King Junior.

Alkitab berkata bahwa Firman Allah pada puncaknya tidak disampaikan ke dunia dalam wujud Suara, atau Ilham/Wahyu untuk dituliskan dalam buku, atau pun Penglihatan. Tapi Allah sendiri datang menyapa umat-Nya dalam wujud Yesus Kristus, yaitu Firman Allah yang hidup, Allah Imanuel. Apakah mungkin Firman Allah menjelma menjadi manusia? Tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Secara perlambang, Allah Tringgal adalah wujud penyertaan Allah yang tidak terhampiri pada manusia.
  • Allah Bapa adalah  Allah Yang Maha Kudus, yang tidak terhampiri oleh manusia yang berdosa
  • Yesus Kristus adalah Allah Imanuel, yaitu Allah yang telah datang menyapa kita sebagai manusia, mencontohkan perbuatan baik di tengah manusia, mengerti dan menguatkan manusia yang berduka.
  • Roh Kudus adalah Allah yang tinggal dalam diri kita Umat-Nya. Roh Kudus memampukan kita untuk berbuat baik, menemani kita, mengajar kita, membimbing kita, dan mengubahkan hati kita yang jahat menjadi baik
Mengerti Lebih Dalam Doktrin Trinitas

Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus adalah Allah, baik saat muncul sendiri-sendiri mau pun sebagai satu kesatuan. KetigaNya adalah sehakikat dan satu, tapi sering kali muncul sebagai 3 pribadi yang berbeda. Salah satu catatan Allkitab yang menunjukkan bahwa ketigaNya muncul sebagai pribadi yang berbeda adalah saat Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis :
  • 9. Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. 
  • 10. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. 
  • 11. Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." (Markus 1 : 9 - 11)
Di situ jelas dikatakan bahwa ketiga pribadi Allah muncul secara bersamaan :
  • Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis
  • Roh Kudus turun seperti burung merpati ke atas Yesus
  • Allah Bapa bersuara dari sorga.
Tapi Alkitab juga mencatat bahwa ketiga pribadi Allah itu adalah satu dan sehakikat.  Allah Tritunggal adalah Allah yang Esa yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan. Beberapa catatan yang menjelaskan hal ini antara lain : 
  • Kata Kita yang jamak dipakai saat penciptaan manusia :  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (Kejadian 1 : 26)
  • Yesus berkata : Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10 : 30)
  • Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. (Yohanes 5 : 21)
Injil Yohanes mencatat tentang Yesus yang adalah Firman Allah.  Firman Allah (Yesus) pada mulanya bersama-sama dengan Allah dan Ia adalah Allah. Lalu Firman Allah itu telah menjadi manusia dan diam di antara manusia. Anda bisa membaca selengkapnya hubungan Yesus dengan Allah sebagai berikut :
  • 1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 
  • 2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 
  • 3. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 
  • 4. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
  • 14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 
  • 15. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. (Yohanes 1 : 1,2,3,4,14,15)
Bagaimana dengan Roh Kudus? Sama persis dengan Yesus. Saat penciptaan, Roh Kudus berada bersama Allah, dan Ia adalah Allah. Dan saat Yesus naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa saat ini, Roh Kudus ada bersama kita. Alkitab mencatatnya demikian :
  • 1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 
  • 2. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 
  • 3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. (Kejadian 1 : 1,2,3)


  • 16. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 
  • 17. yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.(Yohanes 14 : 16-17)
Mungkin masih banyak yang bersikeras bahwa tidak mungkin 1+1+1 = esa. Satu hal tentang hakikat Allah, sangatlah wajar kalau kita tak akan pernah bisa mengertinya. Bahkan matematika Allah sungguh sangat ajaib. 

Yesus bisa memberi makan 4.000 orang laki-laki ditambah perempuan dan anak-anak dengan 7 roti dan beberapa ikan kecil. Dan mereka makan sampai kenyang. Dan malah sisanya jadi tujuh bakul penuh roti.

7 roti = makan kenyang 4.000 laki-laki + sisa 7 bakul penuh roti

Bagaimana bisa? Sungguh matematika Allah adalah matematika yang ajaib......

  • 34. Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil." 
  • 35. Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. 
  • 36. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. 
  • 37. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh. 
  • 38. Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak. (Matius 15 : 34 - 38)
Allah Tritunggal
Previous Post
Next Post

About Author

0 comments: