Thursday, March 30, 2017

Yesus Bangkit Dari Kematian

Bahwa seorang yang mati bisa bangkit dari kubur pada hari yang ketiga setelah dikuburkan adalah suatu yang tidak masuk akal. Apalagi bagi seseorang yang mati karena disiksa dengan kejam, tubuhnya penuh luka, lambungnya ditusuk  dengan tombak hingga darah dan air mengucur, lalu mayatnya diletakkan dalam goa batu yang  tertutup batu besar. Bagaimana mungkin hal ini terjadi?

Tapi berita Injil yang tersebar sangat mencengangkan. Yesus dari Nazaret, seorang Nabi Yahudi yang menyatakan diri-Nya sebagai Kristus yang dinubuatkan dalam Kitab Suci Yahudi, ditangkap dan diadili sebagai penjahat politik serta disalibkan. Tiga hari setelah kematian dan penguburanNya, sejumlah wanita yang pergi ke kuburNya menemukan bahwa tubuhNya tidak ada di situ. Murid-MuridNya menyatakan bahwa Allah telah membangkitkanNya dari kematian dan bahwa Dia sudah menampakkan diriNya kepada mereka beberapa kali sebelum naik ke sorga.

Kebangkitan Yesus Kristus telah merubah murid-murid Yesus yang pengecut menjadi pemberita Injil yang berani. Para Murid Yesus tetap taat membagikan berita Injil ke seluruh dunia, bahkan pada saat mereka  menghadapi siksaan keji dan mati menjadi martir.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? 

Apa kata Alkitab tentang Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian? 

Yesus Kristus


Fakta-Fakta Seputar Kebangkitan Yesus :

Saat-Saat Kematian Yesus

Alkitab mencatat bahwa Yesus telah mati di atas kayu salib :


  • 33  tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
  • 34  tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. (Yohanes 19 : 33 - 34)



  • 43  Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Allah, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.
  • 44  Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati.
  • 45  Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf. (Markus 15 : 43 – 45)


Kondisi Kubur Yesus

Kubur Yesus adalah Kubur Baru


  • 41  Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
  • 42  Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ. (Yohanes 19 : 41 – 42)

Kubur Yesus ditutup batu besar


  • Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu. (Markus 15 : 46)

Kubur Yesus Dijaga oleh Tentara Romawi dan dimeteraikan (supaya siapa yang membuka akan melanggar hukum)


  • 65  Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
  • 66  Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. (Matius 27 : 65 – 66)


Saat-Saat Kebangkitan Yesus : Kubur Kosong

Mayat Yesus Hilang


  • 1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.
  • 2  Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,
  • 3  dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. (Lukas 24 : 1)



  • 22  Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,
  • 23  dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.(Lukas 24 : 22 – 23)

Adakah yang Mencuri atau Memindahkan Mayat Yesus ?

Apakah Pemerintah Romawi dan Imam-Imam Kepala Mengambil Mayat Yesus?

Justru Imam-Imam Kepala dengan bantuan Tentara Romawi, dan atas perkenan Pilatus menjaga dan memeteraikan kubur Yesus agar mayatNya tidak dicuri orang :

  • Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. (Matius 27 : 66)


Apakah Murid-Murid Yesus mencuri mayat Yesus?

Murid-Murid Yesus juga tak tahu keberadaan mayat Yesus :


  • Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." (Yohanes 20 : 2)
  • Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi. (Lukas 24 : 12)

Kebangkitan Yesus Kristus

Ada gempa saat malaikat Allah turun dari langit dan Yesus bangkit dari kubur.  

Wanita-wanita pengikut Yesus dan Tentara Romawi penjaga kubur telah menyaksikan peristiwa yang ajaib itu :

  • 1  Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
  • 2  Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.
  • 3  Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
  • 4  Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.
  • 5  Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
  • 6  Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. (Matius 28 : 1 - 6)

Penampakkan Yesus Kristus Setelah Bangkit dari Kematian

Catatan-Catatan Alkitab tentang Penampakkan Yesus :


  • Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. (Markus 16 : 9)



  • 30  Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
  • 31  Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
  • 32  Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
  • 33  Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
  • 34  Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon." (Lukas 24 : 30)

  • Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" (Yohanes 20 : 19)

  • Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"  (Yohanes 20 : 26)




  • Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut..... (Yohanes 21 : 1)




  • 4  bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
  • 5  bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.
  • 6  Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.
  • 7  Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.
  • 8  Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. (1 Korintus 15 : 4 – 8)


Penampakan Yesus bukanlah penampakan hantu atau ilusi 

Kebangkitan Yesus Adalah Utuh : Tubuh, Roh dan Jiwa :

Yesus bisa diraba, Ia juga makan sepotong ikan goreng :

  • 36 Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"
  • 37  Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.
  • 38  Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
  • 39  Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
  • 40  Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
  • 41  Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
  • 42  Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
  • 43  Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. (Lukas 24 : 36 – 43)

Yesus membagikan roti dan ikan pada Murid-MuridNya :

  • 12  Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
  • 13  Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
  • 14  Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati. (Yohanes 21 : 12 – 24)


Pesan Yesus Setelah KebangkitanNya dari Kematian

Amanat Agung :

  • 14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
  • 15  Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
  • 16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
  • 17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
  • 18  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
  • 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. (Markus 16 : 4)

Kebangkitan Yesus adalah Penggenapan Perkataan Yesus, 

Bukti Kebenaran Perkataan Yesus :


  • Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. (Markus 8 : 31  )



  • 31 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi.
  • 32  Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi,
  • 33  dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit." (Lukas 18 : 31 – 33)

Yesus sudah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia. Yesus juga sudah bangkit dari kematian. Maka keselamatan dan pengampunan dosa sudah tersediakan bagi kita oleh karena pengorbanan Yesus Kristua di atas kayu salib.

Yakinlah ! Oleh karena pengorbananNya di atas kayu salib maka hutang dosa kita sudah terbayar lunas. 

Pertanyaannya tinggal maukah Anda menerima janji keselamatan yang sudah Yesus sediakan itu?

Monday, March 20, 2017

Apakah Yesus Disalibkan ?

Apakah Yesus benar-benar disalibkan? Pertanyaan ini adalah suatu pertanyaan penting dalam Kekristenan.  Sebab bila Yesus tidak mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia, dan tidak bangkit dari kematian, maka semua Iman percaya kita sia-sia. Dan Kekristenan berubah menjadi sebuah agama palsu yang tidak mempunyai otoritas untuk menyelamatkan umat-Nya.

Tapi Alkitab menyatakan bahwa Yesus memang telah mati di atas kayu salib untuk menghapus dosa dunia. 



Yesus Kristus 6


Rangkaian Peristiwa Penyaliban Yesus

Sebelum kita mempelajari bahwa tujuan penyaliban Yesus dan kematian Yesus di atas kayu salib adalah untuk menebus dosa manusia, marilah  kita lihat catatan Alkitab tentang rangkaian peristiwa penyaliban Yesus :

Yudas Menghianati Yesus : 
  • 14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. 
  • 15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. 
  • 16. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus. (Matius 26 : 14 - 16)
Yudas menunjukkan lokasi rahasia Yesus biasa berkumpul dengan murid-muridnya :

  • 1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
  • 2  Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
  • 3  Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
  • 4  Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?"
  • 5  Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. (Yohanes 18 : 1 - 5)

Yudas Bersama Prajurit Menangkap Yesus di taman Getsemani :
  • 43. Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua. 
  • 44. Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia dan bawalah Dia dengan selamat." 
  • 45. Dan ketika ia sampai di situ ia segera maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Rabi," lalu mencium Dia. 
  • 46. Maka mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya. (Markus 14 : 43 - 46)
Yudas Menyesal, Mengembalikan Uang yang Diterimanya dari Imam-Imam Kepala, dan Bunuh Diri :
  • 3. Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, 
  • 4. dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!" 
  • 5. Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. 
  • 6. Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah." 
  • 7. Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing. (Matius 27 : 3 - 7)
Ucapan Yesus Saat Disalibkan :
  • Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. (Lukas 23 : 34)
  • Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. (Yohanes 19 : 25-27)
  • Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. (Lukas 23 : 46)
Yesus Mati Di Atas Kayu Salib :
  • 31. Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. 
  • 32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; 
  • 33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, 
  • 34. tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
Mayat Yesus Dikafani :
  • 38. Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu. 
  • 39. Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. 
  • 40. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.
Mayat Yesus Dikuburkan :
  • Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu. (Markus 15 : 46)
Kubur Yesus Dimeteraikan dan Dijaga Pengawal :


  • 63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. 
  • 64. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." 
  • 65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya." 
  • 66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. (Matius 27 : 63 - 66)


Tujuan Kedangan Yesus ke Dunia 

Untuk mengerti mengapa Allah mengijinkan kematian Yesus di atas kayu salib, pertama-tama kita harus mengerti apa tujuan Yesus ke dalam dunia. Alkitab menjelaskannya demikian :
  • Menyelamatkan umat-Nya : Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." (Matius 1 : 21)
  • Menjadi Juruselamat manusia : Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Lukas 2 : 11)
  • Membuka jalan keselamatan bagi bangsa yang bukan Israel : Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: (Kolose  2 : 13 - 14)
Mengapa Yesus harus menghapuskan dosa umat manusia ?
  • Karena upah dosa ialah maut : Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Roma 6 : 23)
  • Karena semua keturunan Adam berdosa dan harus dihukum : Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, (Roma 3 : 23)
  • Allah ingin agar manusia tidak binasa : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3 : 16)
Bagaimana cara Yesus menebus dosa manusia ? 

Dengan menanggung hukuman kita di atas kayu salib : Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3 : 13)

Dari yang kita baca di atas, jelas bahwa Alkitab menyatakan bahwa Yesus telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia. Dan setiap orang yang percaya pada Yesus akan diselamatkan dari hukuman karena dosa dan akan diperdamaikan dengan Allah oleh karena darah Yesus Kristus Tuhan kita.

Apakah Yesus Disalibkan ?





Friday, March 17, 2017

Yesus Kristus Juruselamat Dunia

Selama tiga tahun kehidupan pelayanan-Nya, Yesus mengajarkan kita bagaimana caranya untuk hidup kudus dan Yesus melakukan banyak mukjizat, bahkan membangkitkan orang yang sudah meninggal. Tapi Dia menyatakan misi utama-Nya adalah untuk menyelamatkan kita dari dosa kita. 

Yesus memproklamirkan diri-Nya sebagai Mesias yang sudah dijanjikan dan akan mengangkat beban kesalahan kita. Nabi Yesaya telah menulis mengenai Mesias 700 tahun sebelum kelahiran Yesus  dan memberi kita beberapa tanda atas identitasnya. Namun tanda yang paling sukar dipahami adalah. Mesias adalah manusia sekaligus Allah !

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9 : 5)

Jadi siapa yang dibicarakan dalam Nubuat Yesaya sebagai seorang yang akan lahir sebagai Mesias? Seorang anak manusia, atau Allah yang perkasa? Jawabannya adalah Allah datang sendiri ke dunia untuk menebus dosa manusia, dalam rupa manusia, yaitu dalam diri Yesus Kristus.

Yesus Kristus 5


Mengapa Allah perlu datang dalam rupa manusia untuk menebus dosa manusia?

  • Karena Allah adalah satu-satunya yang bisa menebus manusia dari dosa. Alkitab Perjanjian Lama berkata demikian : “Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari padaKu.” (Yesaya 43:11 )
  • Karena Allah begitu mengasihi manusia : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3 : 16)
  • Karena Tuhan adalah adil, sehingga semua yang berdosa harus dihukum : Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya. (Mazmur 11 : 7)
  • Sebab upah dosa adalah maut : Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Roma 6 : 23)
Alkitab memberitahu bahwa akibat ditipu oleh Iblis, maka Adam dan Hawa berdosa dengan memakan buah yang dilarang untuk mereka makan. Iblis, Adam dan Hawa dalam posisi sama, telah berdosa terhadap Allah. Sebagai akibat kesalahannya, maka Adam, Hawa, Iblis dan keturunannya harus dihukum oleh Allah. 

Namun karena kasih-Nya kepada manusia, Allah ingin agar manusia bisa kembali ke dalam surga. Tuhan mungkin saja melakukannya dengan mengesampingkan aturan tentang hukuman dosa bagi manusia, tapi pastilah itu tidak adil. Artinya hukuman itu harus ditiadakan juga bagi Iblis. Di lain pihak berarti Allah tidak setia pada aturan yang dibuat-Nya.

Allah hanya akan menyelamatkan manusia. Sedangkan Iblis dan pengikutnya harus dibakar di perapian yang menyala-nyala di neraka. Lalu bagaimana solusinya?

Maka Allah memberikan Yesus untuk menggantikan manusia menjalani hukuman yang harus ditanggung oleh manusia. Yesus adalah Allah yang datang ke dunia dalam rupa  manusia.

Mengapa harus Yesus yang menjadi penebus? 

Sebab semua keturunan Adam dan Hawa adalah orang berdosa. Kebaikan anak Adam tak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, apalagi menyelamatkan orang lain. Seperti ada tertulis : 

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, (Roma 3 : 3)

Tapi Yesus bukan keturunan biologis Adam dan Hawa, dan Yesus adalah Allah. Sehingga Yesus layak untuk menjadi penebus bagi anak Adam yang berdosa. Alkitab mencatat demikian : 

  • Yesus bukan hasil hubungan suami istri : Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. (Matius 1 : 18)
  • Yusuf bukan Bapak biologis Yesus. Ini dijelaskan dalam silsilah Yesus : Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,... (Lukas 3 : 23)
  • Yesus adalah Allah : "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita. (Matius 1 : 23)
Sukar untuk mengerti bagaimana kematian Yesus itu menebus dosa-dosa kita. Mungkin analogi yudisial akan memperjelas bagaimana Yesus menyelesaikan dilema, Allah, yang sempurna kasih-Nya dan keadilan-Nya. 

Bayangkan Anda dibawa ke ruang sidang, bersalah karena pembunuhan (Anda punya isu serius disini, hukuman bagi pembunuh adalah mati di kursi listrik). Ketika Anda mendekati meja, Anda menyadari bahwa hakim itu ayah Anda. Karena tahu dia mengasihi Anda, Anda langsung mulai memohon,”Pak, bebaskan saya!” Dia menjawab,”Aku mengasihimu, nak, tapi saya hakim. Saya tidak bisa membebaskanmu begitu saja.” Akhirnya, dia mengetuk palu dan menyatakan Anda bersalah. 

Keadilan tidak bisa dikompromikan, paling tidak oleh seorang hakim yang adil. Tapi karena dia mengasihi Anda, dia turun dari kursi, membuka jubahnya, dan menawarkan diri untuk membayar denda untuk Anda. Pada akhirnya, dia menggantikan Anda untuk mati di kursi listrik.


Bahwa Yesus akan mati di atas kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita, dan menyelamatkan kita dari hukuman atas dosa, Nabi Yesaya telah menubuatkannya beratus-ratus tahun sebelumnya :


  • 4. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. 
  • 5. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. 
  • 6. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. 
  • 7. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. 
  • 8. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. 
  • 9. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. 
  • 10. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. (Yesaya 53 : 4 - 10)

Yesus telah mati untuk menebus dosa-dosa Anda. Sekarang tugas Anda tinggal menerima anugerah keselamatan yang sudah Tuhan sediakan bagi Anda. 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3 : 16)

Yesus Kristus Juruselamat Dunia

Thursday, March 16, 2017

Nubuat Kedatangan Yesus

Alkitab berisi dua bagian, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Isi terpenting dari Perjanjian Lama adalah Nubuat-Nubuat tentang kedatangan Mesias, yaitu orang yang dikuduskan Allah untuk menyelamatkan manusia. Sedangkan Perjanjian Baru berisi penggenapan Nubuat-Nubuat tersebut dalam diri Yesus Kristus.

Apa saja Nubuat-Nubuat Perjanjian Lama tentang Mesias dan bagaimana penggenapannya dalam diri Yesus Kristus?

Para ahli Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa ada sekitar 300 referensi dengan 61 nubuatan khusus Mesias dipenuhi oleh Yesus Kristus. Namun kita hanya akan mengutip beberapa, sebagai bukti bahwa Yesus memanglah Mesias yang dinubuatkan dalam Alkitab Perjanjian Lama.

Yesus Kristus 3


Nubuat: Mesias akan berasal dari garis keturunan Raja Daud : 

Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. (Yeremia 23 : 5)
Pemenuhan Nubuat : Yesus adalah keturunan Daud menurut silsilah Yusuf,  yang dianggap sebagai bapak-Nya (karena Yesus tidak punya Bapak biologis, melainkan dikandung Maria dari Roh Kudus) :

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, ...anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,(Lukas 3:23, 31b)
Nubuat : Tangan dan kaki Mesias akan ditusuk.
Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. (Mazmur 22 : 16)
Pemenuhan Nubuat :  Yesus disalibkan dengan dipaku pada tangan dan kaki-Nya sabil ditonton orang banyak

“Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya. (Lukas 23:33)
Nubuat : Orang akan membagi pakain dan membuang undi  atas jubah Mesias.

Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.(Mazmur 22:18)
Pemenuhan Nubuat : Prajurit-Prajurit membagi pakaian Yesus dan membuang undi pada jubah-Nya

Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. (Yohanes 19:23 - 24)
Nubuat : Mesias akan datang ke Yerusalem menaiki keledai.

Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.(Zakharia 9 : 9)
Pemenuhan Nubuat : Yesus menunggang keledai menuju Yerusalem

Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesus pun naik ke atasnya. (Matius 21 : 7)
Nubuat : Seorang utusan akan dikirim untuk mengumumkan kedatangan Mesias.

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. (Maleakhi 3 : 1)
Pemenuhan Nubuat : Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sebagai Mesias

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." (Markus 1 : 2 - 4)
Nubuat : Mesias akan dilahirkan oleh seorang perempuan muda di Betlehem.

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (Mikha 5 : 2)
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. (Yesaya 7 : 14)
Pemenuhan Nubuat : Yesus dilahirkan oleh perawan Maria di Betlehem.

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem (Matius 2 : 1)
Nubuat : Yesus akan mengungsi ke Mesir :

Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu. (Hosea 11 : 1)
Pemenuhan Nubuat : Yesus dibawa mengungsi ke Mesir agar tidak dibunuh oleh Herodes :

Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku." (Matius 2 : 13 - 15)
Nubuat : Yesus akan dihukum mati bersama penjahat untuk menebus dosa manusia :

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. (Yesaya 53 : 7 - 10)
Pemenuhan Nubuat : Yesus disalibkan bersama dua orang penyamun

Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. (Matius 27 : 38) 
Masih banyak Nubuat-Nubuat Perjanjian Lama tentang Mesias, dan semua itu telah digenapi dalam diri Yesus. 
Nubuat Kedatangan Yesus

Tuesday, March 14, 2017

Kesaksian Para Martir Kristen

Kesaksian Para Murid Yesus tentang Injil dan Kuasa Yesus Kristus adalah suatu kesaksian yang solid dan dapat dipercaya. Fakta bahwa para rasul bersedia mati dengan cara yang keji, menolak untuk menyangkali iman mereka dalam Kristus, menjadi bukti yang luar biasa bahwa mereka benar-benar telah menyaksikan kebangkitan Yesus Kristus.

Berikut Para Rasul dan Diaken dalam Alkitab yang mati sebagai Martir Kristen demi mengabarkan Injil Tuhan Yesus Kristus :

Martir dari antara 12 Murid Utama Yesus :

Dari 11 Murid Yesus yang masih hidup setelah Yudas Iskariot (yang menghianati Yesus) bunuh diri, 10 di antaranya kemudian meninggal sebagai Martir :

  1. Petrus :  disalibkan dengan posisi terbalik pada pemerintahan Kaisar Nero 
  2. Andreas : disalibkan
  3. Matius : dibunuh dengan pedang
  4. Yakobus anak Alfeus : disalibkan
  5. Filipus disalibkan di Etiophia tahun 54
  6. Simon orang Zelot disalibkan tahun 74
  7. Tadeus dibunuh dengan panah
  8. Tomas ditusuk tombak di Mylapore, Madras (India) tahun 72. Tempat kematiannya diabadikan dengan pendirian gereja “Mar Thoma” di India 
  9. Bartolomeus dikuliti hidup-hidup dan kemudian digantung di salib 
  10. Yakobus anak Zebedeus dibunuh dengan pedang tahun 44
Satu-satunya dari 11 Murid Utama Yesus (di luar Yudas) yang tidak mati sebagai "martir" adalah Yohanes. Yohanes pernah mau dibakar oleh Nero, namun api tidak bisa menghanguskannya bahkan pernah dihukum dengan digoreng dengan wajan panas berisi minyak, namun dia tidak mati. Itu sebabnya Kongres Roma memutuskan untuk menghukum dia dengan dibuang ke tempat terpencil (Pulau Patmos) dimana dia menulis Kitab "Wahyu".

Martir Kristen lainnya yang namanya tercantum di Alkitab :
  • Stefanus, mati dilempari dengan batu tahun 34  
  • Yakobus Saudara Yesus, meninggal akibat dirajam batu oleh tangan Ananias, Sang Imam Agung menurut kesaksian tulisan penulis sejarah Yosefus
  • Matias: dipenggal 
  • Markus sang penulis Injil Markus, diseret dengan kuda di Alexandria lalu kemudian dipenggal 
  • Lukas mati di tiang gantungan 
  • Rasul Paulus disiksa dan kemudian dipenggal di Roma pada tahun 67 oleh Kaisar Nero yang jahat.
Apakah mungkin mereka mati demi berita dusta? Mustahil berita Injil adalah dusta, karena orang tak akan mau disiksa sampai mati untuk sebuah kesaksian yang mereka ketahui sebagai dusta. 

Apakah mereka mati karena dibodohi oleh seorang pendusta? Mustahil berita injil adalah dusta, karena orang yang mengajarkan kebenaran pada para martir itu adalah Yesus sendiri, yang juga telah setia pada kesaksian-Nya saat disiksa dan bahkan sampai mati di atas kayu salib.

Yesus Kristus 2



Mengapa Para Rasul dan Diaken itu bersedia mati demi berita Injil?

Karena mereka yakin bahwa Yesus adalah Tuhan, yang telah mati disalibkan untuk menebus dosa manusia, dan telah bangkit dari kematian-Nya. Paulus mengekspresikan iman percayanya demikian :

Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. (1 Korintus 15 : 17 - 20)

Mereka percaya pada berita injil sehingga mereka tidak takut untuk mati sebagai Martir Kristen. Bahkan saat tahu bahwa kematiannya sebagai Martir sudah dekat, Paulus mengekspresikan keberaniannya demikian :

Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. (Kisah Para Rasul 20 : 24)

Paulus, dan para martir Kristen lainnya itu telah menjadi saksi kebenaran Injil, baik melalui kehidupannya mau pun kematian mereka.

Lalu apa yang dicatat oleh Alkitab mengenai pengakuan mereka tentang siapa itu Yesus Kristus?

Tomas : 
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20 : 28)

Simon Petrus :
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Matius 16 : 16)

Rasul Paulus :
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah akan mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah Bapa. (Filipi 2:6-11)

Stefanus :
"Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. (Kisah Para Rasul 7 : 59-60)

Yohanes :
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1 : 14)

Yakobus Muda : 
Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.(Yakobus 2 : 1)

Markus :
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. (Markus 1 : 1)

Monday, March 13, 2017

Apakah Yesus Kristus Tuhan?

Inti KeKristenan adalah keyakinan bahwa Allah datang ke Dunia secara Pribadi di dalam AnakNya. Alkitab mengajarkan Yesus bukanlah mahluk ciptaan seperti malaikat, tetapi Dia adalah Pencipta alam semesta. Sebagai teolog, J.I Packer menulis, “Injil mengatakan kepada kita bahwa Pencipta kita telah menjadi Penebus kita.”

Perjanjian Baru mengungkapkan, atas kehendak Bapa, Yesus untuk sementara mengesampingkan kuasa dan kemuliaanNya untuk menjadi bayi mungil tak berdaya. Semua itu dilakukan dalam misi-Nya untuk menebus umat manusia dari hukuman atas dosa. 

Dalam Alkitab dicatat bahwa :  Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20 : 28).

Pertanyaannya, apakah Yesus itu memang Allah?

Sebelum menjawab pertanyaan, apakah Yesus itu Allah, kita harus tahu dulu apa yang dikatakan Alkitab tentang Allah :
  • Allah itu Esa : “Dengarlah, hai orang Israel; TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa.” (Ulangan 6:4)
  • Allah adalah satu-satunya juruselamat dunia : “Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari padaKu.” (Yesaya 43:11 )
  • Allah adalah yang menghidupkan manusia : ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Keluaran 2 : 7)
  • Allah adalah satu-satunya yang menyebut dirinya dengan AKU (ego eimi) : Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."
  • Allah adalah Pencipta Langit dan Bumi, berarti Ia adalah yang awal dari semua : Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1: 1)
  • Allah adalah satu-satunya Hakim : Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. (Mazmur 50 : 6)
  • Allah adalah satu-satunya yang berhak memberi pengampunan dosa : Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu. (Yesaya 43 : 25)
Yesus Kristus 1


Sekarang kita lihat, apa yang dinyatakan Allah tentang Yesus?


Yesus adalah Anak Allah. 
  • lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." (Matius 3 : 17)
  • "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." (Matius 17 : 5b)
  • dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." (Lukas 3 : 22)
Yesus adalah satu-satunya yang disebut Anak Allah. Anak Allah berarti satu DNA dengan Allah, artinya sama dengan Allah. Seperti Anak kucing pastilah kucing, anak monyet pastilah monyet. Dengan kata lain Yesus adalah Allah.

Lalu apa kata Yesus tentang dirinya sendiri?
  • Yesus dan Allah adalah satu : Aku dan Bapa adalah satu. (Yohanes 10 : 30)
  • Melihat Yesus berarti melihat Allah : Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yohanes 14 : 9)
  • Yesus memberikan hidup yang kekal : dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. (Yohanes 10 : 28)
  • Yesus mengampuni dosa : Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" (Markus 2 : 10 a)
  • Yesus adalah yang awal : “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ada.” (Yohanes 8:5)
  • Yesus berkuasa di sorga dan bumi : Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. (Matius 28 : 18)
  • Yesus menghidupkan manusia : Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. (Yohanes 5 : 21)

Yesus menggunakan kata "AKU" (ego eimi) untuk menyebut diri-Nya :
    • “Aku terang dunia.” (Yohanes 8:12) 
    • “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.” (Yohanes 14:6) 
    • “Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yohanes 14:6) 
    • “Akulah kebangkitan dan hidup” (Yohanes 11:25) 
    • “Akulah gembala yang baik (Yohanes 10:11) 
    • “Akulah pintu (Yohanes 10:9) “Akulah roti hidup” (Yohanes 6:51) 
    • “Akulah pokok anggur yang benar (Yohanes 15:1) “Akulah Alfa dan Omega” (Wahyu 1:7,8)
Apa kata Malaikat tentang Yesus?
  • Sebagaimana Allah, Yesus adalah Juruselamat dunia, : Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Lukas 2 : 11)
Apa kata Iblis tentang Yesus ?
  • Yesus adalah Mesias, Anak Allah : Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: "Engkau adalah Anak Allah." Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias. (Lukas 4 : 41)
  • Yesus adalah Yang Kudus dari Allah : "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." (Markus 1 : 24)
Apa kesaksian Murid-Murid Yesus tentang Yesus?
  • Kesaksian Simon Petrus : Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Matius 16 : 16)
  • Kesaksian Tomas : Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20 : 28)
  • Kesaksian Marta : Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia." (Yohanes 11 : 27)
  • Kesaksian Natanael : Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!" (Yohanes 1 : 49)  
  • Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." (Matius 14 : 33)

Itulah kesaksian dari murid-murid Yesus. Pertanyaan-Nya apakah musuh-musuh Yesus juga mengakui bahwa Yesus telah mengklaim dirinya sebagai Allah? 

Justru itulah yang menjadi alasan bagi para Sanhedrin (Pemimpin Agama Yahudi) untuk menghukum mati Yesus. Perkataan Sanhedrin ini memperkuat kesaksian murid-murid Yesus bahwa Yesus telah berulang kali mengklaim dirinya sebagai Allah (meskipun para Sanhedrin tak percaya pada klaim Yesus itu) : 
  • 41. Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata: 
  • 42. "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. 
  • 43. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah." (Matius 27 : 41-43)
Kesaksian tentang Yesus dari mukjizat-Nya :
  • Mengubah air jadi anggur (Yohanes 2 : 1-11)
  • Mencelikan orang yang buta sejak lahir (Yohanes 9 : 1 - 11)
  • Menyembuhkan orang yang sakit kusta (Matius 8 : 1 -3)
  • Menghidupkan orang mati (Lukas 7 : 12 - 15)
  • Mengusir setan (Lukas 8 : 26 - 35)
  • Meneduhkan angin dan badai di danau (Matius 8 : 23 - 27)
  • Berjalan di atas air (Matius 14 : 23 - 27)
  • Bangkit dari kematian (Lukas 4 : 1 - 9)
  • Menggandakan roti dan ikan (Matius 14 : 15 - 21)
Yesus menurut Nubuat Perjanjian Lama :
  • Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9 : 6)
Dari seluruh bukti di atas, dapat disimpulkan bahwa Yesus adalah Allah yang datang ke bumi dalam rupa manusia. Yesus sendiri mengklaim dirinya sebagai Tuhan, Murid-murid Yesus menyembah Yesus sebagai Tuhan, dan para Sanhedrin mengakui bahwa Yesus telah mengklaim dirinya sebagai Tuhan. Bahkan mukjizat-Nya dan suara Allah dari sorga memperkuat semua kesaksian itu.

Masih banyak catatan lain di Alkitab yang membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan. Anda bisa mempelajarinya sendiri.

Apakah Yesus Kristus Tuhan?

Sunday, March 12, 2017

Alkitab adalah Firman Allah

Alkitab adalah Firman Allah. Walaupun Alkitab ditulis selama kira-kira 1.600 tahun oleh sekitar 40 orang, namun semua tulisan itu diilhamkan oleh Allah. Penulisnya hanya dipakai untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan oleh Allah. 2 Timotius 3 : 16 berkata demikian : 

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Apakah para penulis tersebut tahu dengan benar kejadian-kejadian yang ditulisnya? 

Penulis-penulis Perjanjian Baru mengklaim sumber penulisan Yesus dari saksi mata. Bukan ditulis berdasarkan cerita mulut ke mulut, tapi ditulis langsung saat saksi mata itu masih hidup. Rasul Petrus menegaskan ini dalam salah satu surat yang ditulisnya sendiri :

”Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita. Yesus Kristus sebagai raja, tapi kami adalah saksi mata dari kebesaranNya” (2 Petrus 1:16).

Alkitab juga mencatat kesaksian Yohanes yang sama maksudnya :

Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu. (1 Yohanes 1 : 1)

Apa fungsi Alkitab untuk kita?

  • Mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran : 2 Timotius 3 : 16
  • Bimbingan dalam kehidupan kita sehari-hari : Mazmur 119 : 105
  • Meneguhkan harapan dan menghibur : Roma 15 : 4
  • Sebagai contoh dan peringatan bagi kita : 1 Korintus 10 : 11
  • Membantu kita agar tidak jatuh dalam pencobaan : Mazmur 119 : 9 
  • Mencatat ketetapan-ketetapan, aturan-aturan, dan hukum-hukum Tuhan : Imamat 26 : 46
Yesus Kristus

Apakah kita bisa percaya bahwa Alkitab berisi Firman Tuhan yang asli dan otentik?

Ada beberapa alasan sehingga kita bisa percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah :

Bukti Internal :

  • Tidak ada Kontradiksi : Sekalipun Alkitab pada dasarnya terdiri dari enam puluh enam kitab yang berbeda, ditulis di tiga benua, dalam tiga bahasa, dalam kurun waktu sekitar 1.600 tahun, oleh lebih dari 40 penulis (yang berasal dari latar belakang hidup yang berbeda-beda), Alkitab tetap merupakan satu kesatuan tema, dari depan sampai akhir, tanpa ada kontradiksi.
  • Nubuat yang terpercaya : Alkitab mencatat banyak nubuat yang rinci dan detail, banyak yang sudah digenapi, tapi banyak juga nubuat akhir jaman yang pasti akan digenapi. Contoh yang sudah digenapi,  Alkitab meramalkan kejatuhan kota kuno Babilon 200 tahun sebelumnya. (Yesaya 13:17-22) Bahkan, Alkitab menyingkapkan bagaimana Babilon jatuh dan siapa nama penakluknya (Yesaya 45:1-3)
  • Sejarah yang jujur : Para sejarawan sering menutup-nutupi kekalahan bangsa mereka. Namun, para penulis Alkitab secara terbuka menuliskan kegagalan pribadi maupun kesalahan bangsa mereka.
  • Bukti bahwa Alkitab memiliki otoritas : Pengguna narkoba menjadi sembuh, homoseks menjadi pulih, orang yang hidupnya berantakan mengalami perubahan, kaum kriminal kambuhan bisa diperbaiki kembali, orang berdosa ditegur, kebencian diubah menjadi kasih sayang, semua itu karena Alkitab.
Bukti Eksternal :
  • Bukti Sejarah : Fakta bahwa Alkitab dengan akurat dan setia mencatat peristiwa-peristiwa sejarah, yang kebenarannya dapat diuji, merupakan indikasi yang kuat mengenai kebenarannya dalam topik-topik religi dan doktrin, yang semakin memperkuat klaim bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan.
  • Riwayat Penulis : Saat kita mempelajari riwayat hidup para penulis Alkitab ini, tidak ada alasan bagi kita untuk mencurigai bahwa mereka tidak jujur dan tidak tulus. Menganalisa kehidupan mereka dan fakta bahwa mereka bersedia untuk mati (sering kali mati dengan sangat menderita) untuk apa yang mereka percaya, dengan cepat kita akan melihat bahwa orang-orang sederhana, namun jujur, ini sungguh-sungguh bukti percaya bahwa Allah telah berbicara kepada mereka.
  • Alkitab Bertahan Melewati Zaman : Karena pentingnya Alkitab dan klaim bahwa ia adalah Firman Tuhan, Alkitab berkali-kali diserang dan berusaha dimusnahkan, lebih sering dibandingkan buku-buku lain dalam sejarah. Dari kaisar Roma seperti Diokletian, sampai kepada diktator komunis dan orang-orang ateis dan penganut agnostik zaman modern, Alkitab tetap bertahan dari segala serangan. Sampai sekarang, ia masih merupakan buku yang paling banyak dicetak.
Verifikasi berdasarkan Sejarah :

Alkitab mencatat dengan detail banyak sekali catatan sejarah yang penting : tokoh, peristiwa, tempat, dan sebagainya. Semua peristiwa sejarah yang dicatat bisa diverifikasi dan akan menjadi bukti keotentikan Alkitab. Sebuah karangan dari orang yang bukan pelaku sejarah pasti akan menimbulkan banyak ketidaksesuaian dengan bukti peninggalan sejarah. Tapi kenyataannya Alkitab adalah catatan sejarah yang sangat baik.

Pada abad yang lalu, para ahli Alkitab, yang skeptis, menyerang Injil Lukas, yang ditulis Lukas, dan kapan ditulisnya, dengan menyatakan kitab itu ditulis pada abad kedua oleh penulis anonim (tidak diketahui). Arkeolog Sir William Ramsey yakin mereka benar, dan dia mulai menyelidiki. Setelah riset arkeologi yang luas, dia membalikkan pendapatnya. Ramsey menyimpulkan,”Lukas adalah sejarahwan nomer satu. Penulis ini harus ditempatkan bersama sejarahwan paling terkemuka. Tulisan sejarah Lukas luar biasa dipandang dari sisi kebenarannya (bisa dipercaya).”

Kisah Para Rasul menceritakan perjalanan pelayanan Paulus, mendaftar tempat-tempat yang dikunjunginya, orang yang ditemuinya, pesan yang disampaikannya, dan hukuman yang dideritanya. Bisakah semua rincian ini dipalsukan? Sejarahwan Romawi, AN Sherwin, menulis, “Untuk Kisah Para Rasul konfirmasi historisnya melimpah. Tiap usaha untuk membantah dasar historisnya sekarang akan tampak kabur. Sejarahwan Romawi sudah terlalu lama meremehkannya.”

Dari catatan Injil sampai surat-surat Paulus, para penulis Perjanjian Baru secara terbuka menggambarkan detil-detil, bahkan menyebutkan nama-nama individu yang hidup pada masa itu. Sejarahwan sedikitnya sudah memverifikasi 30 nama.

Lalu apa kata ahli sejarah non-Kristen mengenai Yesus Kristus? Secara keseluruhan, sedikitnya 17 tulisan non-Kristen mencatat lebih dari 50 detil tentang kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus, ditambah rincian tentang gereja mula-mula. Ini luar biasa, mengingat ketiadaan catatan sejarah lain yang kita miliki pada periode ini. Yesus disinggung oleh lebih banyak sumber (catatan sejarah) daripada laporan penaklukan (perang) yang dilancarkan Kaisar (Romawi) pada periode yang sama. Lebih luar biasa lagi karena konfirmasi-konfirmasi detil Perjanjian Baru bertarik 20 sampai 150 tahun setelah Kristus, ”cukup cepat menurut standar histografi kuno.”

Profesor (emeritus) Universitas Boston, Howard Clark Kee, menyimpulkan, “Hasil penelitian dari sumber-sumber diluar Perjanjian Baru yang diperoleh …bagi pengetahuan kita telah mengkonfirmasi eksistensi historis Yesus, kuasa luar biasaNya, pemujaan pengikutNya, berlanjutnya gerakan setelah Dia meninggal… dan penetrasi KeKristenan …. di Roma itu sendiri pada akhir abad pertama.”

Alkitab adalah Firman Allah